Artikel Terbaru Get our latest posts by subscribing this site

Memperbanyak Cabang pada Cabai

Kita ketahui bahwa bibit yang masih muda memiliki sifat regenerasi sel yang sangat tinggi. Hal inilah yang harus dimanfaatkan oleh petani bila ingin meningkatkan produksi cabai yaitu dengan melakukan pemangkasan bibit, sehingga bibit akan segera muncul tunas baru atau cabang. Biasanya tunas tersebut akan membentuk beberapa cabang, cabang inilah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi cabai atau sama dengan 2 tanaman cabai. Apabila hal ini dirawat maka akan menghasilkan produksi cabai secara ganda dari beberapa cabang tersebut.

Selain cara ini sebenarnya masih banyak lagi cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan produksi cabai, antara lain dengan pemupukan, pengolahan lahan yang baik dan juga bisa menggunakan varietas unggul. Hal-hal tersebut saat ini sudah banyak sekali diketahui oleh petani, namun cara meningkatkan produksi cabai dengan pembibitan belum banyak orang yang mengetahuinya, sehingga untuk para petani hal ini perlu di coba.

Dalam pemotongan bibit tidak bisa dilakukan dengan sembarangan karena nantinya bukan malah tumbuh baik tapi bisa saja malah mati, berikut cara meningkatkan produksi cabai dengan pemangkasan bibit :

Pemangkasan dapat dilakukan ketika bibit masih dalam polybag (masih kecil).
Usahakan bibit yang dilakukan pemangkasan umurnya kurang dari 8 hari setelah penyemaian
Pemangkasan dilakukan dengan jarak 6 cm dari daun pertama atau daun sejati.
Alat pemangkasan, gunakanlah yang steril. Bisa menggunakan potongan kuku atapun gunting.

Setelah dilakukan pemangkasan, Semprot dengan fungisida dengan dosis yang rendah saja, dengan tujuan agar tidak terserang jamur dan tanaman akan tumbuh baik.
Adapun kelebihan yang diproleh bila melakukan pemangkasan bibit cabai :
Produksi tanaman cabai akan jauh lebih tinnggi karena tanaman cabai memiliki beberapa cabang utama yang semuanya menghasilkan cabai, tanaman akan jauh lebih kuat bila terserang hama dan penyakit, tanaman akan tumbuh horizontal dan tidak akan tinggi, karena banyak cabang yang akan tumbuh, tanaman tidak akan mudah stress atau mati.

Perlu diperhatian bahwa tanaman cabai yang dilakukan pemangkasan daerah tanah akan mudah tumbuh gulma sehingga anda akan jauh lebih sering menyiangi. Hal ini juga akan mencegah datangnya hama dan penyakit dengan bersihnya area penanaman. Sementara untuk masalah pemupukan anda bisa lakukan seperti tanaman cabai pada umumnya, begitu juga dengan penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore.
Ujicoba dengan tingkat keberhasilan 90%

Manfaat Daun Salam


Daun salam merupakan salah satu daun yang biasa digunakan oleh para Ibu rumah tangga untuk penyedap dan pengharum masakan. Manfaat daun salam tidak hanya digunakan untuk menambah cita rasa pada masakan saja, namun juga dapat dijadikan obat tradisional mencegah sekaligus menyembuhkan beberapa penyakit yang ada di tubuh.

Kandungan vitamin dan mineral yang ada pada daun salam sangat baik untuk kesehatan tubuh. Daun salam untuk obat herbal ini sudah dikenal sejak dulu, namun sayangnya belum terkenal seperti obat herbal lainnya. 

Daun salam merupakan salah satu daun yang biasa digunakan oleh para Ibu rumah tangga untuk penyedap dan pengharum masakan. Manfaat daun salam tidak hanya digunakan untuk menambah cita rasa pada masakan saja, namun juga dapat dijadikan obat tradisional mencegah sekaligus menyembuhkan beberapa penyakit yang ada di tubuh.


Manfaat daun salam untuk kesehatan tubuh sangatlah banyak, diantaranya dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Berikut penjelasan lebih jelasnya.

1. Daun Salam untuk kesehatan pencernaan
Manfaat pertama daun salam selain untuk memasak yaitu dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dalam tubuh. Kandungan vitamin dan juga mineral yang ada pada daun salam dapat memperlancar pencernaan dan dapat mengatasi masalah pencernaan seperti diare, sembelit, dan lainnya. Untuk mengatasi diare menggunakan daun salam caranya mudah, yaitu meminum air rebusan daun salam yang dicampur dengan sedikit garam, minum air ini ketika Anda mengalami diare.

2. Daun salam untuk hipertensi
Manfaat lain dari daun salam yaitu dapat menurunkan hipertensi. Manfaat daun salam untuk hipertensi bisa dirasakan jika Anda meminum air rebusan daun salam rutin setiap hari. Kandungan mineral yang ada pada daun salam membuat peredaran darah semakin lancar dan juga dapat mengurangi tekanan darah tinggi. Anda bisa mencampur daun salam dengan daun sambiloto agar khasiatnya lebih manjur. 

3. Daun salam untuk asam urat 
 Asam urat merupakan penyakit persendian yang dapat menyerang siapa saja, terutama orang yang sudah lanjut usia. Untuk mengatasi asam urat, Anda bisa menggunakan daun salam. Manfaat daun salam untuk asam urat dapat menurunkan kadar asam urat pada sendi dan juga meringankan rasa sakit.

4. Daun salam untuk mata 
Air rebusan daun salam dapat juga dimanfaatkan untuk mengobati sakit mata dan menjaga kesehatan mata. Cara mengobati sakit mata dengan daun salam sangat mudah, yakni air rebusan daun salam diusapkan pada mata yang sakit secara rutin setiap hari sampai sembuh.

5. Daun salam untuk Kolesterol
Kolesterol memang sangat baik untuk tubuh, namun jika terlalu banyak tentunya menjadi tidak baik. Untuk mengatasi kolesterol jahat pada tubuh, Anda bisa menggunakan cara alami dengan daun salam. Manfaat daun salam untuk kolesterol yaitu dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, cara penggunaannya sangat mudah, minum air rebusan daun salam rutin setiap hari minimal dua kali sehari.

Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari daun salam ini. Membuat air rebusan daun salam setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun perlu diingat air rebusan daun salam hanya bisa digunakan sekali saja, jangan rebus daun salam beberapa kali karena dapat mengurangi mineral yang ada pada daun salam.NT

Dampak/Efek Penggunaan Pupuk Kimia bagi Lingkungan dan Kesehatan


Pupuk adalah zat, baik sintetis atau organik, yang ditambahkan ke tanah untuk meningkatkan pasokan nutrisi penting yang meningkatkan pertumbuhan tanaman dan vegetasi di dalam tanah. Meski ditujukan untuk memberikan keuntungan bagi manusia, namun dampak dari kegiatan pemupukan pada tanah perlu diperhatikan. Hal ini khususnya pada penggunaan pupuk kimia. 

Jika dilakukan secara berlebihan, penggunaan pupuk kimia bisa menimbulkan dampak yang justru merusak kesuburan tanah itu sendiri dan bukan menjadikannya subur. Pupuk kimia adalah pupuk yang dibuat oleh pabrik-pabrik pupuk dengan meramu bahan-bahan kimia anorganik berkadar hara tinggi.

Saat ini memang petani masih susah untuk menggunakan 100% pupuk organik karena ketergantungan petani masih besar terhadap pupuk kimia semacam Urea, Za, KCI (NPK). Dibutuhkan waktu untuk meyakinkan petani untuk beralih menggunakan pupuk organik. Petani menggunakan pupuk kimia secara berlebihan tanpa diimbangi dengan pupuk yang lain, seperti pupuk organik. Mereka tidak pernah menyadari apa yang akan diakibatkan jika menggunakan pupuk kimia secara berlebihan dan terus menerus.
Dalam jangka pendek, pupuk kimia memang mampu mempercepat masa tanam karena kandungan haranya bisa diserap langsung oleh tanah, namun di sisi lain dalam jangka panjang justru akan  menimbulkan dampak yang negatif.

Menurut riset para ahli, pada umumnya tanaman tidak bisa menyerap 100% pupuk kimia. Selalu akan ada residu atau sisanya. Sisa-sisa pupuk kimia yang tertinggal di dalam tanah ini, bila telah terkena air akan mengikat tanah seperti lem/semen. Setelah kering, tanah akan lengket satu dengan lain (alias tidak gembur lagi), dan keras. Selain keras, tanah juga menjadi masam. Kondisi ini membuat organisme-organisme pembentuk unsur hara (organisme penyubur tanah) menjadi mati atau berkurang populasinya. Beberapa binatang yang menggemburkan tanah seperti cacing tidak mampu hidup di kawasan tersebut dan kehilangan unsur alamiahnya. Bila ini terjadi, maka tanah tidak bisa menyediakan makanan secara mandiri lagi, dan akhirnya menjadi sangat tergantung pada pupuk tambahan, khususnya pupuk kimia.

Penggunaan pupuk kimia juga berdampak  pada lingkungan, penggunaan yang terlalu banyak akan mengakibatkan eutrofikasi. Pupuk mengandung zat seperti nitrat dan fosfat. Zat ini menjadi racun untuk kehidupan akuatik. Dengan demikian meningkatkan pertumbuhan yang berlebihan dari ganggang di air dan menurunkan kadar oksigen. Hal ini menyebabkan lingkungan yang beracun dan menyebabkan kematian fauna di perairan. Pupuk kimia juga terdiri dari zat dan bahan kimia seperti metana, karbondioksida, amonia, dan nitrogen. Hal ini pada saatnya akan menyebabkan pemanasan global dan perubahan cuaca. Bahkan, nitrous oxide, yang merupakan produk sampingan dari nitrogen, adalah gas rumah kaca ketiga yang paling signifikan, setelah karbon dioksida dan metana. Apabila ketergantungan pada pupuk kimia tidak terelakkan, maka tanah pertanian kita seperti masuk dalam lingkaran setan. Dipakai semakin banyak, tanah semakin rusak. Dan tanah yang semakin rusak akan membuat petani semakin bergantung pada pupuk kimia. Itulah yang terjadi pada hampir semua lahan pertanian di Indonesia, bahkan mungkin dunia. Fakta-fakta ini mengkhawatirkan dan perlu diambil langkah serius sesegera mungkin untuk menghindari akibat yang lebih parah. Upaya peningkatan produksi pangan yang salah, dengan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap bahan kimia, memberikan dampak negatif yang berlanjut pada pertaruhan nilai kesehatan manusia akibat residu kimia yang ditinggalkan. Dampak serius terhadap lingkungan menyebabkan penurunan kualitas produksi akibat kerusakan unsur hara tanah yang diikat oleh residu kimia dalam tanah. Wajar jika kini ternyata petani semakin kehilangan kesuburan tanahnya.

Di satu sisi kemampuan produktifitas tanah semakin menurun, di sisi lain untuk mempertahankan produktifitasnya coba digenjot dengan pemakaian pupuk yang semakin meningkat. Artinya, penghasilan petani semakin menurun akibat menurunnya produktifitas tanah seiring dengan meningkatnya biaya akibat meningkatnya kebutuhan pupuk. Hal semacam ini tentunya nanti akan berdampak pada petani itu sendiri. Karenanya petani harus diberikan pemahaman tentang dampak atau efek dari penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Sebaliknya, jika para petani menggunakan pupuk alami, manfaat yang diperoleh cukup besar selain baik untuk tanaman juga akan baik bagi tanah dan lingkungan sekitar dan dapat diandalkan untuk jangka panjang. Pupuk organik bisa menjadi opsi pilihan petani untuk bisa meningkatkan produtifitas pertaniannya tetapi tetap berpijak pada unsur ramah lingkungan. Dalam Permentan No.2 tahun 2006 tentang pupuk organik dan pembenah tanah, pupuk organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Definisi tersebut telah dengan jelas telah menerangkan apa itu pupuk organik. Pupuk organik mempunyai beragam jenis dan varian. Jenis-jenis pupuk organik dibedakan dari bahan baku, metode pembuatan dan wujudnya. Dari sisi bahan baku ada yang terbuat dari kotoran hewan, hijauan atau campuran keduanya. Dari metode pembuatan ada banyak ragam seperti kompos aerob, bokashi, dan lain sebagainya. Sedangakan dari sisi wujud ada yang berwujud serbuk, cair maupun granul atau tablet.

Efek yang diperoleh dari penggunaan pupuk kimia bagi kesehatan :
Pupuk kimia mengandung berbagai zat – zat yang dapat merusak kesehatan manusia seperti timbal, benzea, merkuri, PCB dan siklodiena, Organofosfat dan karmabat, serta klorin.
Timbal yang terkandung dalam pupuk kimia sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan ginjal pada seluruh populasi. Pemakaian pupuk kimia yang mengandung benzena secara terus - menerus pada konsentrasi tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terkena leukemia. Merkuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat menyebabkan kerusakan ginjal, beberapa bahkan tidak dapat diobati. PCB dan siklodiena terkait pada keracunan hati. Organofosfat dan karmabat dapat menyebabkan gangguan pada saraf otot. Berbagai pelarut yang mengandung klorin merangsang perubahan pada hati dan ginjal serta penurunan sistem saraf pusat.

Manfaat yang diperoleh apabila menggunakan pupuk organik :
  1. Pupuk organik mengandung unsur mikro yang lebih lengkap dibanding pupuk anorganik.
  2. Pupuk organik akan memberikan kehidupan mikroorganisme tanah yang selama ini menjadi sahabat petani dengan lebih baik.
  3. Pupuk organik mampu berperan memobilisasi atau menjembatani hara yang sudah ada ditanah sehingga mampu membentuk partikel ion yang mudah diserap oleh akar tanaman.
  4. Pupuk organik berperan dalam pelepasan hara tanah secara perlahan dan kontinu sehingga dapat membantu dan mencegah terjadinya ledakan suplai hara yang dapat membuat tanaman menjadi keracunan.
  5. Pupuk organik membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada akar-akar tanaman, sehingga tanaman terhindar dari kekeringan.
  6. Pupuk organik dapat meningkatkan struktur tanah dalam arti komposisi partikel yang berada dalam tanah lebih stabil dan cenderung meningkat karena struktur tanah sangat berperan dalam pergerakan air dan partikel udara dalam tanah, aktifitas mikroorganisme menguntungkan, pertumbuhan akar, dan kecambah biji.
  7. Pupuk organik sangat membantu mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah yang merupakan lapisan mengandung banyak hara.
  8. Pemakaian pupuk organik juga berperan penting dalam merawat/menjaga tingkat kesuburan tanah yang sudah dalam keadaaan berlebihan pemupukan dengan pupuk anorganik/kimia dalam tanah.
  9. Pupuk organik berperan positif dalam menjaga kehilangan secara luas hara Nitrogen dan Fosfor terlarut dalam tanah
  10. Keberadaan pupuk organik yang tersedia secara melimpah dan mudah didapatkan.
  11. Kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik akan lebih bagus jika dibanding dengan pupuk kimia sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit dan tanaman lebih sehat.
  12. Untuk kesehatan manusia tanaman yang menggunakan pupuk organik lebih menyehatkan karena kandungan nutrisinya lebih lengkap dan lebih banyak.
Setelah melihat kelebihan penggunaaan pupuk organik tersebut akankah petani dan masyarakat luas masih membabi buta dan selalu mengandalkan pupuk kimia untuk tanaman? Sebenarnya bila ada kemauan untuk membuat pupuk organik, telah tersedia bahan yang melimpah di sekitar kita. Tetapi pada umumnya petani enggan membuat pupuk organik tersebut dan lebih memilih membeli pupuk organik buatan pabrik yang bisa tinggal pakai dan lebih praktis.

Dengan penggunaan pupuk organik diharapkan dapat menjadi solusi bagi perbaikan lingkungan dan kesehatan. Para petani diharapkan dapat beralih menggunakan pupuk organik agar tidak menimbulkan efek yang lebih besar lagi akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.NT

Insektisida Organik khusus Durian



Kemranjen, 14/09/’15 Nusatani meluncurkan produk Insektisida organik dengan memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan dan buah serta berbagai limbah rumah tangga khusus untuk mengatasi dan mengobati penyakit pada buah dan pohon/batang durian.

Hal ini dikarenakan banyak sekali pohon yang berada di sentra durian unggulan (Kemranjen) mayoritas terkena hama yang sama yaitu ulat penggerek batang (boleng’red) serta kutu putih pada daun yang sangat merisihkan pada petani.

Pembuatan insektisida ini telah melalui beberapa langkah dan langsung diucicobakan pada tanaman yang terkena penyakit dan memang selang 5 hari yang tadinya ngiler udah berhenti. “ungkap Teguh” yang juga salah satu orang pencetus diproduksinya insketisida ini.  Beliau juga menambahkan dengan adanya dan berkembangnya pupuk/insektisida dari organik mudah-mudahan masyarakat tergugah untuk menjadikan kebiasaan menggunakan pupuk dan insektisida dengan organik.NT

Manfaat Daun Pengganti Gula (Stevia Rebaudiana)


Stevia adalah nama popular dari bahan yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun Stevia rebaudiana ini sebenarnya sudah banyak digunakan oleh masyarakat di daerah Paraguay dan Brasil sejak masa lalu. Namun, penggunaannya baru mulai dikenal luas setelah ‘ditemukan’ dan diperkenalkan oleh ahli botani Antonio Bertoni pada tahun 1887.

Daun stevia mengandung senyawa-senyawa yang memiliki rasa sangat manis, seperti stevioside dan rebaudioside. Kemanisannya sangat tinggi, bahkan hingga mencapai 200-300 kali lipat gula pasir. Rasa daun stevia yang manis ini menyebabkan tanaman stevia dikenal dengan banyak nama lain seperti honey leaf, sweet leaf of Paraguay, sweet leaf, sweet herb, candy leaf, dan honey yerba.

Apa fungsi dan manfaat stevia?
Ekstrak senyawa stevioside dan rebaudioside yang berasal dari daun stevia umum digunakan sebagai pemanis pengganti gula yang berasal dari sumber alami. Penggunaan gula stevia sebagai pemanis terutama banyak ditemukan di Jepang. Sebagai pemanis, gula stevia memiliki tingkat kemanisan yang tinggi (sekitar 100-200 kali gula pasir) sehingga penggunaannya cukup sedikit untuk mendapatkan rasa manis yang diinginkan. Keunggulan lainnya, gula stevia tidak mengandung kalori dan tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah saat dikonsumsi.

Keunggulan-keunggulan ini menyebabkan gula stevia terutama bermanfaat untuk penderita diabetes, penderita obesitas, dan mereka yang sedang menjaga asupan kalori atau berdiet. Meskipun tentu saja, gula stevia dapat dikonsumsi oleh semua orang. Selain itu, gula stevia juga umum direkomendasikan para dokter sebagai pemanis alami pengganti gula yang diyakini aman dikonsumsi oleh anak-anak dengan autisme.

Ekstrak tanaman stevia juga diyakini bermanfaat untuk membantu pengaturan kadar gula darah. Bahkan, di Amerika Selatan, ekstrak tanaman ini sudah lama digunakan untuk penderita diabetes. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun stevia dapat membantu menghambat kenaikan kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes dan saat uji toleransi glukosa pada orang sehat.

Penelitian lain menunjukkan manfaat senyawa stevioside yang diekstrak dari tanaman stevia dalam pengaturan tekanan darah. Diketahui bahwa konsumsi stevioside dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi6. Namun, masih dibutuhkan uji lebih lanjut untuk mempelajari manfaat dari ekstrak tanaman stevia ini dalam hal pengaturan kadar gula darah dan tekanan darah.
Lalu, amankan konsumsi gula dari daun stevia ini? Berbagai penelitian yang mempelajari keamanan senyawa stevioside dan rebaudioside pada gula stevia menunjukkan tidak adanya efek negatif dari konsumsi senyawa-senyawa tersebut. Lembaga regulasi pangan dunia JECFA (Joint FAO/WHO Expert Com).
Sumber: (alergron.co.id) NT

Tips Langsing Cepat



Seorang ahli gizi Cynthia Sass membuat resep minuman yang akan membakar lemak di perut dalam waktu singkat, hanya empat hari saja. Minuman menakjubkan untuk meratakan perut ini disebut sebagai “Sassy Water”. Minuman ini sangat kuat dan juga dapat menyegarkan, merevitalisasi, mengandung kalori yang rendah, membantu gas keluar dari tubuh, dan menenangkan sistem pencernaan.


Tips: Agar maksimal, anda perlu menghindari permen, makanan ringan (snack), makanan berminyak selama 4 hari. Dianjurkan untuk makan buah-buahan dan sayuran yang mengandung sejumlah besar air seperti melon, semangka, dan lainnya. Alasan di balik itu adalah untuk menghindari terjadinya sembelit dan perut kembung.

Bahan Sassy Water:
  • Delapan gelas air
  • Satu sendok teh jahe bubuk
  • Satu mentimun ukuran sedang, iris tipis
  • Satu lemon ukuran sedang, cincang dan iris tipis
  • 12 helai daun pepermint
FYI, hampir semua bahan memiliki efek diuretik secara alami. Ini berarti, kelebihan cairan dalam tubuh Anda akan dikeluarkan melalui buang air kecil. Anda akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil.

Cara membuat Sassy Water:
  • Campur dan blender semua bahan dalam wadah kecuali jeruk Lemon
  • Saring
  • Masukan lemon, yang dicincang dan iris tipis ke dalam hasil blender bahan semua
  • Masukkan ke dalam lemari es dalam semalam
  • Minum jus yang Anda buat, hindari air minum putih selama minum Sassy Water.
Lakukan setidaknya selama empat hari berturut-turut untuk melihat hasil. Setelah 4 hari, cobalah untuk mengukur pinggang Anda lagi dan Anda akan terkejut, berapa banyak lemak yang akan terbuang (sumber).

Temukan Kami Di Facebook

 
Support : Your Link | Kontak Kami | Your Link
Copyright © 2017. NusaTani.com - All Rights Reserved