Home » » Cara Menyadap Karet yang Benar

Cara Menyadap Karet yang Benar



Tanaman karet merupakan tanaman yang menghasilkan getah. Tanaman ini dipanen dengan cara disadap, yaitu menyayat atau mengiris kulit batang dengan cara tertentu, dengan maksud untuk memperoleh lateks atau getah. Kulit batang yang disadap adalah modal utama berproduksinya tanaman karet. Kesalahan dalam penyadapan akan membawa akibat yang sangat merugikan baik bagi pohon itu sendiri maupun bagi produksinya.
Kesalahan dalam penyadapan, seperti pemborosan pemakaian kulit dan kerusakan kulit dan lain-lain akan berdampak pada pemendekan umur ekonomis tanaman, penurunan produksi sehingga mengakibatkan kerugian. 
Ternyata menyadap itu tidak sembarangan atau asal-asalan. Jika menyadap dengan cara yang salah, maka hasilnyapun tidak akan optimal. Berikut adalah tip cara menyadap yang benar  :
Pertama, pastikan usia tanaman karet Anda sudah matang sadap, artinya sudah layak untuk disadap. Biasanya kriteria matang sadap apabila pohon karet sudah mencapai usia lima tahun atau lebih. Kriteria lain yang cukup terpercaya untuk menentukan matang sadap pohon karet adalah dengan melihat ukuran lingkar pohonnya atau lilit batang.
Mengukur lingkar batang caranya menggunakan meteran kain atau meteran lain yang lentur. Ukur lingkar batang pada titik 100 cm dari permukaan tanah, jika pada titik itu lingkar batang sudah mencapai 45 cm, maka pohon karet itu sudah matang sadap.
Selanjutnya, mulailah dengan membuat torehan yang tidak terlalu dalam atau terlalu dangkal. Jika terlalu dalam akan melukai kayu atau kambium. Dan jika terlalu dangkal, berkas pembuluh lateks sedikit yang terpotong, maka getahnya hanya sedikit pula yang mengalir.
Membuat plan atau bidang sadapan kemiringannya sekitar 300 hingga 400. Tujuannya agar lateks yang mengalir lancar, yang akan meyebabkan mengeringnya lateks sebelum menetes ke wadah.
Membuat bidang sadap dilakukan  dari sisi kiri atas ke kanan bawah. Sekitar setengah hingga 3/4 lingkar batang.
Mengapa menyadap sebaiknya dari sisi kiri atas ke kanan bawah? Apa bedanya jika dilakukan sebaliknya?
Menurut penelitian para ahli, berkas pembuluh lateks membentuk sudut kiri bawah ke arah kanan atas sebesar 37o terhadap bidang vertikal batang dengan pola spiral. Karenanya, peyadapan yang membentuk sudut 35o – 45o dari kiri atas ke arah kanan bawah menghasilkan potongan atau pelukaan paling banyak tanpa menimbulkan kerusakan saat pengaliran lateks ke mangkuk penampung.
Kegiatan penyadapan sebaiknya dilakukan pada pukul 04.00 hingga 08.00. Pasalnya, tekanan turgor tertinggi adalah pada rentang waktu 04.00-08.00 itu. Namun, pada pukul 04.00 suasana masih gelap, penyadapan bisa dilakukan pukul 05.00 atau saat hari sudah terang. NS

 







0 komentar:

Posting Komentar

Temukan Kami Di Facebook

 
Support : Your Link | Kontak Kami | Your Link
Copyright © 2017. NusaTani.com - All Rights Reserved